Posted on

Tuhan Tercipta dari Kekuatan PikiranNya

              Mengapa kita harus mempercayai adaNya Tuhan, Apakah kau dan aku juga mereka semua benar-benar percaya bahwa Tuhan itu ada, seberapakah besar kepercayaanmu pada AdaNya Tuhan, ataukah aku, kamu dan mereka semua sekedar percaya saja tanpa pernah membuktikanNya bahwa Tuhan itu benar-benar ada. Aku sangat amat kwatir bahwa sebenarnya dihatiku, kamu dan mereka semua masih bimbang, ragu, cuwek, masa bodoh, atau bahkan pura-pura percaya saja, sebab aku, kamu dan mereka semua percaya adaNya Tuhan karena warisan dari bapak, ibu, kyai, ustad, pendeta, pastur, biksu atau siapa saja yang pernah menerangkan tentang adaNya Tuhan padaku, kamu dan mereka semua. Mungkin juga karena aku dan kalian semua sebenarnya pengecut takut untuk jujur dan terus terang karena negeri ini sudah terlanjur percaya pada KeTuhanan Yang Maha Esa, sehingga aku dan kalian kwatir dituding tidak berTuhan atau komunisme bahkan sangat amat takut dituding pelecehan  serta penistaan agama atau KeTuhanan.

            Sekarang aku, kamu dan mereka semua percaya bahwa Tuhan itu benar-benar ada. Bahkan aku, kamu dan mereka semua tahu dimana sebenarnya Tuhan itu berada. Maka dari itu aku sangat amat percaya pada AdaNya Tuhan dan kafirlah orang yang tidak percaya serta meragukanNya AdaNya Tuhan. Lebih dari itu aku, kamu dan mereka semua sekarang sudah tahu, mengerti dan sadar bahwa Tuhan itu ada dan bahkan Dia telah hadir didalam setiap nafasku, pikiranku, langkahku, gerakanku, seluruh aktifitasku bahkan tidur dan matiku hingga aku sendiri tidak tahu bahwa diriku sebenarnya yang tidak ada karena adanya Tuhan diseluruh gerakan darahku sampai aku tidak tahu harus berkata-kata apa lagi. Astagfirullah, Subhanallah, wal Khamdullilah wala Illaa ha illallah wallahu akbar. Karena aku dilahirkan dan ditakdirkan dalam kondisi muslim untuk saat ini, nanti dan akan datang hingga maut tiba dan maafkan aku, istriku, anakku, saudaraku, kawanku, sahabatku dan seluruh umat manusia kalau kau belum dilahirkan untuk saat ini nanti dan akan datang hingga matimu tiba kau masih belum muslim dan beriman padaNya. Maafkan aku……

            Sekarang aku tahu dan percaya pada AdaNya Tuhan serta bahkan aku tahu Tuhanku Tercipta Dari Seluruh Totalitas Kekuatan Pikiran Tuhan Itu Sendiri. Karena Tuhan tidak pernah bosan-bosan dalam firmanNya mengatakan, menganjurkan, mengharuskan dan bahkan mencintai, menyayangi dan mengasihi aku, kamu,  mereka semua yang selalu  senantiasa disetiap detik, masa serta seluruh jiwa raga  untuk berdzikir kepadaNya. Berdzikir kepadaNya berarti bahwa kita telah berfikir dengan hebat secara totalitas tentang Dia, SifatNya,  DzatNya, kebesaranNya, firmanNya, nama-namaNya juga segala sesuatu tentang Dia. Maka diri kita akan seperti tidak ada karena AdaNya Dia didalam pikiranku, batinku, hatiku, jiwa ragaku dan kalian semua.

            Sekarang aku sadar sebenarnya aku, kamu dan kalian semua tidak pernah  terfikir dan berfikir tentang Tuhan dengan kuatanNya berdzikir dapat menghadirkanNya didalam kekutan pikiranNya hingga tercipta seluruh dunia beserta isinya. Bersatunya pikiran-pikiran untuk menuju pikiran Tuhan adalah cara berfikir yang sangat mutakhir untuk mengisi hidup, indahnya dunia, romantisnya  bercinta, lahirnya kasih sayang merajuk asmara bersama istri tercinta. Hingga terlahirnya anak-anak kita dengan ganteng, cantik rupawan tanpa ada noda yang menghiasi jiwa raganya.

 (Maafkan aku….. bila menulis kurang sempurna dan telah bikin dosa – M. Imron)

           

           

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s